#karantinantb
Lombok Tengah (20/1) - Kepala Badan Karantina Indonesia (Barantin), Sahat Manaor Panggabean, beserta Deputi Karantina Hewan, Sriyanto, dan Direktur Standar Karantina Hewan, Suwarno Triwidodo, di sela-sela perjalanan kunjungan kerja ke Waingapu, Nusa Tenggara Timur, menyempatkan diri untuk singgah di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Dalam kunjungan singkat tersebut, Sahat menekankan agar Karantina NTB terus memperkuat koordinasi dengan pemangku kepentingan terkait dalam pelaksanaan SSm QC di Nusa Tenggara Barat. Selain itu, ia juga berpesan agar Karantina NTB juga turut berperan aktif mensukseskan hajat tahunan provinsi NTB, yaitu lalu lintas sapi kurban ke pulau Jawa untuk memenuhi pasokan jelang iduladha.

“Peran kita sebagai economic tools, jadi pastikan bahwa laboratorium yang kita miliki di Nusa Tenggara barat siap. Siap alat dan bahannya serta siap SDMnya untuk mendukung pengujian penyakit, sehingga masyarakat tidak was-was dalam membeli sapi yang datang dari NTB,” Lanjut Sahat.

Kepala Karantina NTB, Ina Soelistyani, beserta rombongan yang menyambut Kepala Barantin dalam kunjungan singkatnya tersebut menyatakan bahwa pihaknya berkomitmen untuk menjadi mitra bagi masyarakat, terutama pengguna jasa karantina, untuk memastikan bahwa komoditas hewan, ikan, dan tumbuhan yang masuk dan keluar dari NTB dalam kondisi sehat, dan layak konsumsi.

#laporkarantina
#karantinaindonesia