#karantinantb
Lombok Tengah – Karantina NTB terus memperkuat komitmen dalam menjaga kualitas kepiting asal Lombok sebagai komoditas unggulan daerah. Melalui Satuan Pelayanan (Satpel) Bandara Lombok, petugas memperketat pengawasan dan sertifikasi guna memastikan lalulintas kepiting bebas dari Hama Penyakit Ikan Karantina (HPIK) dan memenuhi standar kesehatan, Kamis (9/4).

Langkah ini diambil untuk menjamin mutu produk agar tetap segar dan berkualitas premium hingga ke tangan konsumen. Petugas Karantina NTB Satpel Bandara Lombok, Toni Suhartono, menerangkan bahwa pihaknya melaksanakan serangkaian tindakan karantina yang meliputi verifikasi dokumen, pemeriksaan fisik, hingga penerbitan sertifikat kesehatan.

"Rangkaian kegiatan ini merupakan jaminan bahwa komoditas yang dikirim dalam kondisi aman dan layak konsumsi. Melalui penguatan sertifikasi dan pengawasan berkelanjutan, kami berharap kepiting Lombok mampu menembus pasar yang lebih luas dengan kualitas yang terjamin," ujar Toni.

Kepala Karantina NTB, Ina Soelistyani, menegaskan bahwa sertifikasi adalah kunci utama untuk menjaga kepercayaan pasar terhadap komoditas daerah. Ia juga menekankan pentingnya peran pelaku usaha dalam menjaga rantai kualitas produk.

“Kualitas akhir sangat ditentukan oleh cara pelaku usaha menjaga mutu sejak proses penangkapan, penyimpanan, hingga pengemasan. Kami mengajak seluruh pelaku usaha bersinergi menjaga standar kepiting Lombok agar siap menembus pasar ekspor,” tegas Ina.

#laporkarantina #karantinaindonesia #berkarib