#karantinantb

Kayangan - Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Nusa Tenggara Barat (Karantina NTB) melalui Satuan Pelayanan (Satpel) Pelabuhan Kayangan terus memperkuat pengawasan lalu lintas unggas. Langkah ini dilakukan melalui kegiatan monitoring berupa pengambilan sampel darah ayam dan Day Old Chick (DOC) sebagai bagian dari pengawasan berbasis risiko untuk memastikan seluruh unggas yang dilalulintaskan memenuhi persyaratan kesehatan hewan.

Sebagai salah satu tempat pemasukan dan pengeluaran komoditas peternakan di Pulau Lombok, Satpel Pelabuhan Kayangan berperan penting dalam menjaga keamanan lalu lintas unggas antarwilayah. Selain memeriksa kelengkapan dokumen, petugas di lapangan melakukan pemeriksaan kesehatan hewan melalui pengambilan sampel darah untuk diuji di laboratorium guna mendukung deteksi dini terhadap potensi penyakit hewan menular.

Dokter Hewan Karantina bertugas, Hakim, menjelaskan bahwa pemeriksaan laboratorium terhadap sampel darah memberikan gambaran objektif mengenai status kesehatan unggas. Menurutnya, hasil pengujian tersebut menjadi dasar penilaian tingkat risiko yang sangat penting untuk mencegah penyebaran penyakit hewan berbahaya antarwilayah.

Sementara itu, Kepala Karantina NTB, Ina Soelistyani menegaskan bahwa kegiatan monitoring melalui pengambilan sampel secara berkala merupakan wujud nyata komitmen instansi dalam melindungi sumber daya hewan serta mendukung ketahanan pangan nasional. Melalui kegiatan berkelanjutan ini, Karantina NTB berkomitmen memperkuat sistem pencegahan penyakit serta memastikan distribusi komoditas peternakan tetap aman, sehat, dan layak konsumsi.

#PelindunganMaksimalPelayananOptimal #hamapenyakithewan